Novel ini berkisah tentang seorang anak jalanan yang tiba-tiba menjadi konglomerat dan mendapatkan fasilitas mewah, namun kehidupannya berubah ketika ia harus menghadapi insiden dan masa lalu keluarga angkatnya di sebuah akademi.
Kisah ini mengikuti Disya, seorang gadis SD yang pindah dari Bandung ke Purwokerto, dan mengangkat tema percintaan khas remaja yang unik menggunakan metafora telepon kaleng..
Novel ini mengisahkan tentang Marcus Cho, seorang Moonlight—sosok manusia yang pernah mati namun hidup kembali. Sebagai Moonlight, ia memiliki kemampuan khusus seperti teleportasi dan membaca pikiran, namun ia dilarang bersentuhan fisik dengan lawan jenis karena dapat membuat orang tersebut sekarat, kecuali saat bulan purnama tiba.
Suara kecil dari balik jendela kafe yang terkuak di sebelah kursi Aysila itu terdengar begitu lamat. Nyaris punah ditelan bising hujan. Suara yang amat dikenal Asyila dengan baik, yang begitu karib dengan hari-harinya. Setelah diam beberapa jenak untuk berpikir, Aysila menjulurkan kedua lengannya ke luar jendela, memenuhi pinta suara yang lirih itu. Ia biarkan tubuhnya ditarik dari luar dan …
Mengisahkan kehidupan SMA dengan latar Ranah Minang yang penuh drama romansa dan canda.
Ceritanya berfokus pada remaja bernama Gibran, yang menghadapi masalah ingatan yang semakin memburuk hingga ia harus melukis setiap hari untuk mengingat hal-hal penting dalam hidupnya.
"Bidadari-Bidadari Surga" adalah novel mengharukan karya Tere Liye (2008) yang mengisahkan pengorbanan tulus Laisa, seorang kakak perempuan di Lembah Lahambay, demi masa depan keempat adiknya. Novel ini menyoroti kerja keras Laisa—gadis berfisik tidak menawan namun berhati mulia—yang putus sekolah dan bekerja sebagai petani untuk membiayai pendidikan adik-adiknya hingga sukses.
Novel ini mengisahkan cinta beda budaya dan agama antara Sarwono (dosen Jawa) dan Pingkan (dosen campuran Jawa-Manado) yang terhalang restu dan jarak, ditandai gaya bahasa metafora yang khas.
Seorang lelaki bernama Bajja. Sebuah kota yang sendu. Sebuah pertemuan singkat tanpa kata di palang pemberhentian kereta - di sanalah Bajja melihat sosok seorang perempuan yang menarik perhatiannya. Pertemuan singkat itu tentu saja dapat mudah terlupakan, karena keduanya sama sekali tak bertukar sapa. Tetapi apa daya jika takdir mempertemukan Bajja kembali dengan perempuan itu di kantornya. Per…
Buku ini bertemakan Islami dan ditujukan untuk remaja, dengan tujuan mengajak pembaca merenung tanpa terkesan menggurui