Masih terpuruk akibat kematian ayahnya, Alexandria berharap bisa menemukan kemandirian sekaligus meredakan rasa duka yang dialaminya dengan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Namun, hidup memberinya kejutan besar ketika ia mengetahui bahwa roommate (teman sekamar) di asramanya sama sekali bukan orang yang ia bayangkan sebelumnya.